Daftar Isi
Keutamaan menghafal al-Quran sangat luar biasa. Karena al-Quran adalah Kalamullah yang Allah subhanahu wataโala wahyukan kepada Nabi Muhammad shallallahu โalaihi wasallam melalui Malaikat Jibril โalaihissalam.
Al-Quran adalah kitab suci bagi umat Islam. Tujuan diturunkannya al-Quran adalah sebagai pedoman hidup atau petunjuk bagi orang-orang yang bertakwa, obat penyembuh, dan menjadi kabar gembira sekaligus sebagai pemberi peringatan.
Al-Quran sebagai kitab suci akan senantiasa dijaga keasliannya oleh Allah hingga hari Kiamat. Allah subhanahu wataโala berfirman,
ุงููููุง ููุญููู ููุฒููููููุง ุงูุฐููููุฑู ููุงููููุง ูููู ููุญูฐููุธููููู
โSesungguhnya Kamilah yang menurunkan al-Quran, dan pasti Kami (pula) yang memeliharanya.โ (QS. Al-Hijr: 9)
Beribu orang diwisuda sebagai hafiz al-Quran setiap bulannya. Beribu orang mengikuti musabaqah hifzu al-Quran setiap tahunnya. Setiap hari, berjuta orang menghafal al-Quran mulai dari anak usia dini hingga lansia usia senja. Semuanya tak mau kalah.
Bahkan, sampai ada yang merumuskan metode dan menuliskannya menjadi sebuah buku yang berjudul Jadi Hafiz Sebelum Balig. Buku yang membahas metode menghafal al-Quran untuk anak usia sebelum balig. Buku ini dapat dipesan DI SINI.
Mereka semuanya adalah hamba pilihan Allah yang mendapatkan keberkahan al-Quran. Tentu kita juga ingin menjadi bagian dari hamba-hamba pilihan tersebut. Banyak kesempatan bagi kita ataupun anak-anak kita untuk menjadi bagian dari mereka. Kita dimudahkan. Terlebih pada zaman sekarang di mana sekolah tahfidz maupun gerakan-gerakan menghafal al-Quran telah menjamur di mana-mana.
Banyak ayat, hadits, maupun perkataan para ulama yang menyebutkan keutamaan menghafal al-Quran, baik bagi orang yang hafiz, bagi orang tuanya, keluarganya maupun bagi masyarakat sekitarnya.
Berikut ini beberapa hadits keutamaan menghafal al-Quran yang bersumber dari hadits Rasulullah. Semoga memotivasi kaum muslimin dan menjadi pengingat kembali bagi kita yang lupa agar semangat dalam menghafal al-Quran.
14 Hadits Keutamaan Menghafal Al-Quran
Pertama: Hafalan al-Quran akan mengukuhkan jiwa
Bagaimana bisa hafalan al-Quran dapat mengukuhkan jiwa?
Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas secara marfuโ disebutkan,
ุฅูููู ุงูููุฐูู ููููุณู ููู ุฌููููููู ุดูููุกู ู ููู ุงููููุฑูุขูู ููุงููุจูููุชู ุงููุฎูุฑูุจู
โOrang yang jiwanya tidak terisi dengan al-Quran sedikit pun, seperti rumah yang hampir runtuh.โ (HR. At-Tirmidzi no. 2913, ia berkata: hadits ini hasan shahih)
Nah, agar jiwa selalu diwarnai dengan al-Quran, maka hafalkanlah al-Quran. dengan hafalan tersebut, ke mana pun pergi, di mana pun berada, kapan pun al-Quran tetap bisa dilantunkan. Inilah keutamaan mengafal al-Quran yang pertama.
Kedua: Memperoleh kehormatan khusus dari Rasulullah
Dari Abi Hurairah radhiyallahu โanhu, ia berkata, Rasulullah shallallahu โalaihi wasallam mengutus satu utusan yang terdiri dari beberapa orang. Kemudian Rasulullah mengecek kemampuan membaca dan hafalan al-Quran mereka. Seseorang yang paling muda ditanya oleh Rasulullah,
โBerapa banyak al-Quran yang telah engkau hafal, hai fulan?โ
Ia menjawab,
โAku telah menghafal surat ini dan surat ini, serta surat al-Baqarah.โ
Rasulullah kembali bertanya,
โApakah engkau hafal surat al-Baqarah?โ
Ia menjawab,
โBetul.โ
Rasulullah bersabda,
โPergilah, dan engkau menjadi ketua rombongan itu!โ
Salah seorang dari mereka yang terhormat berkata,
โDemi Allah, aku tidak mempelajari dan menghafal surat al-Baqarah semata karena takut aku tidak dapat menjalankan isinya.โ Mendengar komentar itu Rasulullah bersabda,
ุชูุนููููู ููุง ุงููููุฑูุขูู ููุงููุฑูุกูููู ููุฅูููู ู ูุซููู ุงููููุฑูุขูู ููู ููู ุชูุนููููู ููู ููููุฑูุฃููู ููููุงู ู ุจููู ููู ูุซููู ุฌูุฑูุงุจู ู ูุญูุดูููู ู ูุณูููุง ูููููุญู ุฑููุญููู ููู ููููู ู ูููุงูู ููู ูุซููู ู ููู ุชูุนููููู ููู ููููุฑูููุฏู ูููููู ููู ุฌููููููู ููู ูุซููู ุฌูุฑูุงุจู ููููุฆู ุนูููู ู ูุณููู
โPelajarilah al-Quran dan bacalah, karena perumpamaan orang mempelajari al-Quran dan membacanya, adalah seperti tempat bekal perjalanan yang diisi dengan minyak misk, wanginya menyebar ke mana-mana. Sementara orang yang mempelajarinya kemudian dia tidurโdan dalam dirinya terdapat hafalan al-Quranโadalah seperti tempat bekal perjalanan yang disambung dengan minyak misk.โ (HR. At-Tirmidzi no. 2876, ia berkata: hadits ini hasan)
Ketiga: Penghafal al-Quran mendapat ridha Allah
Penghafal al-Quran akan dimuliakan dengan mahkota kehormatan, ridha Allah, dan derajat di Surga setinggi dengan ayat yang ia baca.
Dari Abu Hurairah radhiyallahu โanhu, Rasulullah shallallahu โalaihi wasallam bersabda,
ููุฌููุกู ุงููููุฑูุขูู ููููู ู ุงููููููุงู ูุฉู ููููููููู: ููุง ุฑูุจูู ุญููููููุ ููููููุจูุณู ุชูุงุฌู ุงููููุฑูุงู ูุฉู ุซูู ูู ููููููู: ููุง ุฑูุจูู ุฒูุฏูููุ ููููููุจูุณู ุญููููุฉู ุงููููุฑูุงู ูุฉู ุซูู ูู ููููููู: ููุง ุฑูุจูู ุงุฑูุถู ุนูููููุ ููููุฑูุถูู ุนููููู ููููููุงูู ูููู: ุงููุฑูุฃู ููุงุฑููู ููุชูุฒูุงุฏู ุจูููููู ุขููุฉู ุญูุณูููุฉู
โPenghafal al-Quran akan datang pada hari Kiamat, kemudian al-Quran berkata,โWahai Rabbku, bebaskanlah dia.โ Kemudian orang itu dipakaikan mahkota kehormatan. Al-Quran kembali meminta,โWahai Rabbku, tambahkanlah.โ Maka orang itu dipakaikan jubah kehormatan. Kemudian al-Quran memohon lagi,โWahai Rabbku, ridhailah dia.โ Maka Allah meridhainya. Dan diperintahkan kepada orang itu,โBacalah dan teruslah naiki (derajat-derajat Surga),โ dan Allah menambahkan dari setiap ayat yang dibacanya tambahan nikmat dan kebaikan.โ (HR. At-Tirmidzi no. 2915, ia berkata: hadits ini hasan shahih)
Keempat: Dapat membahagiakan kedua orang tua
Keutamaan menghafal al-Quran yang berikutnya adalah orang yang hafal al-Quran dapat membahagiakan kedua orang tuanya di akhirat kelak.
Orang tua yang memiliki anak penghafal al-Quran akan memperoleh pahala dan keutamaan khusus.
Dari Buraidah al-Aslami radhiyallahu โanhu, ia berkata, ia mendengar Rasulullah shallallahu โalaihi wasallam bersabda,
ููุฅูููู ุงููููุฑูุขูู ููููููู ุตูุงุญูุจููู ููููู ู ุงููููููุงู ูุฉู ุญูููู ููููุดูููู ุนููููู ููุจูุฑููู ููุงูุฑููุฌููู ุงูุดููุงุญูุจู ููููููููู ูููู: ูููู ุชูุนูุฑููููููุ ููููููููู: ู ูุง ุฃูุนูุฑููููู. ููููููููู ูููู: ูููู ุชูุนูุฑููููููุ ููููููููู: ู ูุง ุฃูุนูุฑูููููุ ููููููููู: ุฃูููุง ุตูุงุญูุจููู ุงููููุฑูุขูู ุงูููุฐูู ุฃูุธูู ูุฃูุชููู ููู ุงููููููุงุฌูุฑู ููุฃูุณูููุฑูุชู ูููููููู ููุฅูููู ููููู ุชูุงุฌูุฑู ู ููู ููุฑูุงุกู ุชูุฌูุงุฑูุชููู ููุฅูููููู ุงููููููู ู ู ููู ููุฑูุงุกู ููููู ุชูุฌูุงุฑูุฉู. ููููุนูุทูู ุงููู ููููู ุจูููู ูููููู ููุงููุฎูููุฏู ุจูุดูู ูุงูููู ูููููุถูุนู ุนูููู ุฑูุฃูุณููู ุชูุงุฌู ุงููููููุงุฑู ููููููุณูู ููุงููุฏูุงูู ุญููููุชููููู ููุง ูููููููู ู ููููู ูุง ุฃููููู ุงูุฏููููููุงุ ูููููููููุงูู: ุจูู ู ููุณููููุง ููุฐูููุ ููููููุงูู: ุจูุฃูุฎูุฐู ููููุฏูููู ูุง ุงููููุฑูุขูู. ุซูู ูู ููููุงูู ูููู: ุงููุฑูุฃู ููุงุตูุนูุฏู ููู ุฏูุฑูุฌูุฉู ุงููุฌููููุฉู ููุบูุฑูููููุง
โPada hari Kiamat nanti, al-Quran akan menemui penghafalnya ketika penghafal itu keluar dari kuburnya. Al-Quran akan berwujud seseorang dan ia bertanya kepada penghafalnya,โApakah Anda mengenalku?โ
Penghafal tadi menjawab,โSaya tidak mengenalmu.โ
Al-Quran berkata,โSaya adalah kawanmu, al-Quran yang membuatmu kehausan di tengah hari yang panas dan membuatmu tidak bisa tidur di malam hari. Setiap pedagang akan memperoleh keuntungan dari dagangannya dan kamu pada hari ini memperoleh keuntungan dari semua dagangan.โ
Penghafal al-Quran tadi diberi kekuasaan di tangan kanannya dan kekekalan di tangan kirinya, serta di atas kepalanya dipasang mahkota. Sedang kedua orang tuanya diberi dua pakaian yang harganya tidak dapat dibayar oleh penghuni dunia seluruhnya.
Kedua orang tua itu bertanya,โKenapa kami diberi pakaian seperti ini?โ
Kemudian dijawab,โKarena anakmu hafal al-Quran.โ
Kepada penghafal al-Quran tadi diperintahkan,โBacalah dan naiklah ke tingkat-tingkat Surga dan kamar-kamarnyaโ.โ (HR. Ahmad no. 22441) Nuruddin al-Haitsami berkata: Rijal dalam hadits tersebut adalah rijal sahih. (Majma’ az-Zawa’id, al-Haitsami, 7/159)
Dari Buraidah al-Aslami, ia berkata, Rasulullah bersabda,
ู ููู ููุฑูุฃู ุงููููุฑูุขูู ููุชูุนููููู ููู ููุนูู ููู ุจููู ุฃูููุจูุณู ููููู ู ุงููููููุงู ูุฉู ุชูุงุฌูุง ู ููู ูููุฑู ุถูููุกููู ู ูุซููู ุถูููุกู ุงูุดููู ูุณูุ ููููููุณูู ููุงููุฏูุงูู ุญููููุชููููู ููุง ุชููููููู ู ุจูููู ูุง ุงูุฏููููููุง ูููููููููุงูู: ุจูู ูุง ููุณูููููุง ููุฐูุงุ ููููููุงูู: ุจูุฃูุฎูุฐู ููููุฏูููู ูุง ุงููููุฑูุขูู
โSiapa yang membaca al-Quran, mempelajarinya, dan mengamalkannya, maka dipakaikan mahkota dari cahaya pada hari Kiamat, cahayanya seperti cahaya matahari, kedua orang tuanya dipakaikan dua jubah (kemuliaan), yang tidak pernah didapatkan di dunia, keduanya bertanya,โMengapa kami dipakaikan jubah ini?โ Dijawab,โKarena kalian berdua memerintahkan anak kalian untuk mempelajari al-Quranโ.โ (HR. Al-Hakim no. 2132, ia berkata: hadits ini sahih berdasarkan syarat Imam Muslim)
Kelima: Bersama para Malaikat yang mulia
Orang yang baik akan berkumpul dengan yang baik pula. Demikian pula, keutamaan menghafal al-Quran adalah akan mendapatkan teman yang baik. Dia akan dibersamai oleh makhluk-makhluk Allah subhanahu wata’ala yang baik pula.
Dari Aisyah radhiyallahu โanha, dari Nabi shallallahu โalaihi wasallam,beliau bersabda,
ู ูุซููู ุงูููุฐูู ููููุฑูุฃู ุงููููุฑูุขูู ูููููู ุญูุงููุธู ูููู ู ูุนู ุงูุณููููุฑูุฉู ุงููููุฑูุงู ู ุงููุจูุฑูุฑูุฉู
โOrang yang membaca al-Quran sementara ia telah menghafalnya, maka ia bersama para Malaikat yang baik dan mulia.โ (HR. Al-Bukhari no. 4653)
Keenam: Penghafal al-Quran adalah keluarga Allah
Anas bin Malik radhiyallahu โanhu berkata, Rasulullah shallallahu โalaihi wasallam bersabda,
ุฅูููู ููููููู ุฃูููููููู ู ููู ุงููููุงุณู. ููุงูููุง: ููุง ุฑูุณูููู ุงูููููู ู ููู ููู ูุ ููุงูู: ููู ู ุฃููููู ุงููููุฑูุขููุ ุฃููููู ุงูููููู ููุฎูุงุตููุชููู
โSungguh Allah memiliki keluarga yang terdiri dari manusia.โ
โYa Rasulullah, siapakah mereka?โ Tanya seorang sahabat.
Rasul menjawab,
โMereka ialah Ahlul Quran (orang yang membaca, menghafalkan, dan mengamalkan al-Quran). Mereka adalah keluarga Allah dan orang-orang istimewa bagi Allah.โ (HR. Ibnu Majah no. 215)
Abu al-Hasan al-Hanafi atau yang dikenal dengan as-Sindi berkata, dalam kitab az-Zawaid disebutkan bahwa sanad hadits ini sahih. (Hasyiyah as-Sindi ‘ala Ibni Majah, as-Sindi, 1/93)
Ketujuh: Menjadi orang yang arif di Surga
Husain bin Ali radhiyallahu โanhuma berkata, Rasulullah shallallahu โalaihi wasallam bersabda,
ุญูู ูููุฉู ุงููููุฑูุขูู ุนูุฑูููุงุกู ุฃููููู ุงููุฌููููุฉู ููููู ู ุงููููููุงู ูุฉู
โPara pembaca al-Quran adalah orang-orang arif di antara penduduk Surga.โ (HR. Ath-Thabrani dalam Muโjam al-Kabir no. 2899)
Al-Haitsami berkata: Dalam hadits tersebut terdapat Ishaq bin Ibramim bin Said al-Madini, ia dhaif. (Majma’ az-Zawaid, al-Haitsami, 7/161)
Kedelapan: Memperoleh penghormatan dari manusia.
Abu Musa al-Asyโari radhiyallahu โanhu berkata, Rasulullah shallallahu โalaihi wasallam bersabda,
ุฅูููู ู ููู ุฅูุฌูููุงูู ุงูููููู: ุฅูููุฑูุงู ู ุฐูู ุงูุดููููุจูุฉู ุงููู ูุณูููู ูุ ููุญูุงู ููู ุงููููุฑูุขูู ุบูููุฑู ุงููุบูุงููู ููููู ููุงููุฌูุงููู ุนูููููุ ููุฅูููุฑูุงู ู ุฐูู ุงูุณููููุทูุงูู ุงููู ูููุณูุทู
โTermasuk perbuatan mengagungkan Allah adalah menghormati muslim yang sudah tua, hafiz al-Quran yang tidak berlebih-lebihan dalam mengamalkan isinya dan tidak membiarkan al-Quran tidak diamalkan, serta penguasa yang adil.โ (HR. Abu Dawud no. 4843. Dinilai sahih oleh Syekh al-Albani)
Maksud “แธฅฤmil al-Quran” dalam hadits tersebut adalah seorang hafiz al-Quran. Al-Azizi berpendapat, Nabi menamainya dengan nama “แธฅฤmil al-Quran” sebab para hafiz al-Quran memikul kepayahan yang banyak dan berat. Al-Qari menjelaskan, maksud “แธฅฤmil al-Quran” adalah para pembaca, penghafal, dan ahli tafsir al-Quran. (‘Aunul Ma’bud Syarah Sunan Abi Dawud, al-‘Azim Abadi, 13/158)
Kesembilan: Terbebas dari siksa Allah
Abdullah bin Masโud radhiyallahu โanhu berkata, Rasulullah shallallahu โalaihi wasallam bersabda,
ุงูููุฑูุคูููุง ุงูููุฑูุขูู ููุฅูููู ุงูููู ุชูุนูุงููู โููุง โููุนูุฐููุจู โููููุจูุง โููุนูู โุงูููุฑูุขูู ููุฅูููู ููุฐูุง ุงูููุฑูุขูู ู ูุฃูุฏูุจูุฉู ุงูููู ููู ููู ุฏูุฎููู ูููููู ูููููู ุขู ููู ููู ููู ุฃูุญูุจูู ุงููููุฑูุขูู ููููููุจูุดูุฑู
โBacalah al-Quran, karena Allah taโala tidak menyiksa orang yang hatinya menghayati al-Quran. Al-Quran adalah perjamuan Allah, siapa yang menghadirinya ia akan aman. Dan barang siapa yang mencintai al-Quran, hendaknya ia bergembira.โ (At-Tibyan, Imam an-Nawawi, 20)
Dr. Sayyid Nuh menjelaskan, maksud dari โMenghayati al-Quranโ adalah menghafalkan dan mengamalkannya. (Islamsyria.com)
Hadits di atas tidak berasal dari satu atsar, ia berasal dari tiga atsar yang berbeda. Kalimat pertama adalah hadits mauquf dari Abu Umamah, Ibnu Hajar rahimahullah menilai sahih sanad hadist tersebut (Fathul Bari, Ibnu Hajar, 8/698).
Kalimat kedua (HR. Ad-Darimi no. 3365) dan ketiga (HR. Ad-Darimi no. 3367) adalah hadits mauquf dari Ibnu Masโud. Muhaqqiq kitab Musnad ad-Darimi, cet. Darul Mughni, menilai sahih sanad kedua hadits tersebut (Musnad ad-Darimi, ad-Darimi, 4/2093).
Dari Uqbah bin Amir radhiyallahu โanhu berkata, Rasulullah shallallahu โalaihi wasallam bersabda,
ูููู ุฃูููู ุงููููุฑูุขูู ุฌูุนููู ููู ุฅูููุงุจู ุซูู ูู ุฃููููููู ููู ุงููููุงุฑู ู ูุง ุงุญูุชูุฑููู
โAndai al-Quran dihimpun dalam satu kulit kemudian dilemparkan ke neraka, niscaya ia tidak akan terbakar.โ (HR. Ahmad no. 16914. Dinilai hasan oleh al-Albani dalam silsilah ash-shahihah no. 3562)
Kesepuluh: Penghafal al-Quran lebih berhak menjadi Imam dalam shalat
Ibnu Masโud radhiyallahu โanhu berkata, Rasulullah shallallahu โalaihi wasallam bersabda,
ููุคูู ูู ุงููููููู ู ุฃูููุฑูุคูููู ู ููููุชูุงุจู ุงูููููู
โOrang yang mengimami shalat suatu kaum hendaknya yang paling pandai membaca (hafal) al-Quran.โ (HR. Muslim no. 673)
Kesebelas: Disayangi oleh Rasulullah
Jabir bin Abdullah radhiyallahu โanhu berkata,
ููุงูู ุงููููุจูููู ุตููููู ุงูููููู ุนููููููู ููุณููููู ู ููุฌูู ูุนู ุจููููู ุงูุฑููุฌููููููู ู ููู ููุชูููู ุฃูุญูุฏู ููู ุซูููุจู ููุงุญูุฏู. ุซูู ูู ููููููู: ุฃููููููู ู ุฃูููุซูุฑู ุฃูุฎูุฐูุง ููููููุฑูุขููุ ููุฅูุฐูุง ุฃูุดููุฑู ูููู ุฅูููู ุฃูุญูุฏูููู ูุง ููุฏููู ููู ููู ุงููููุญูุฏู
โRasulullah pernah menyatukan dua orang dari orang-orang yang gugur dalam Perang Uhud dalam satu pakaian (kafan), kemudian Nabi bertanya, โDari mereka berdua siapakah yang paling banyak hafal al-Quran?โ Apabila ada orang yang bisa menunjukkan kepada salah satunya, Nabi memasukkan mayat itu terlebih dahulu ke liang lahad.โ (HR. Al-Bukhari no. 1278)
Kedua belas: Dapat memberi syafaat kepada keluarga
Keutamaan menghafal al-Quran yang kedua belas adalah dapat memberi syafaat kepada keluarga.
Ali bin Abi Thalib radhiyallahu โanhu berkata, Rasulullah shallallahu โalaihi wasallam bersabda,
ู ููู ููุฑูุฃู ุงููููุฑูุขูู ููุงุณูุชูุธูููุฑูููุ โููุญูููุธููู โุฃูุฏูุฎููููู โุงูููููู โุงููุฌููููุฉูุ ููุดููููุนููู ูููู ุนูุดูุฑูุฉู ู ููู ุฃููููู ุจูููุชููู ูููููููู ู ููุฏู ููุฌูุจูุชู ููููู ู ุงููููุงุฑู
โBarang siapa membaca al-Quran lalu mempelajarinya dan menghafalkannya, Allah akan memasukkannya ke dalam Surga dan memberikannya hak syafaat untuk sepuluh anggota keluarganya di mana mereka semuanya telah ditetapkan untuk masuk neraka.โ (HR. Al-Baihaqi dalam Syu’abul Iman no. 2436)
Dr. Abdul ‘Aly Abdul Hamid Hamid, muhaqqiq kitab Syu’abul Iman, menilai sanad hadits tersebut dhaif.
Ketiga belas: Merupakan bekal-bekal yang terbaik
Uqbah bin Amir al-Juhani radhiyallahu โanhu berkata, Rasulullah shallallahu โalaihi wasallam bersabda,
ุฅููููููู ู ูููู ุชูุฑูุฌูุนููุง ุฅูููู ุงูููููู ุจูุดูููุกู ุฃูุญูุจูู ุฅููููููู ู ููู ุดูููุกู ุฎูุฑูุฌู ู ููููู ููุนูููู ุงููููุฑูุขูู
โSungguh kamu tidak akan kembali menghadap Allah dengan membawa sesuatu yang paling Ia cintai dari sesuatu yang berasal dari-Nya yaitu al-Quran.โ(HR. Al-Hakim no. 3703, ia berkata: sanad hadits ini sahih)
Keempat belas: Akan menempati tingkatan Surga paling tinggi
Aisyah radhiyallahu โanha berkata, Rasulullah shallallahu โalaihi wasallam bersabda,
ุนูุฏูุฏู ุฏูุฑูุฌู ุงููุฌููููุฉู ุนูุฏูุฏู ุขูู ุงููููุฑูุขูู ููู ููู ุฏูุฎููู ุงููุฌููููุฉู ู ููู ุฃููููู ุงููููุฑูุขูู ููููููุณู ูููููููู ุฏูุฑูุฌูุฉู
โTingkatan-tingkatan surga sejumlah bilangan ayat-ayat al-Quran. Maka penghuni surga dari kalangan ahli Quran adalah penghuni tingkatan teratas, di mana tidak ada lagi tingkatan surga setelahnya.โ (HR. Al-Baihaqi dalam Syuโabi Iman no.1998. Al-Hakim berkata: sanad hadits ini sahih, tetapi ia syadz)
Dalam hadits lain, Aisyah radhiyallahu โanha meriwayatkan,
ุฅูููู ุนูุฏูุฏู ุฏูุฑูุฌู ุงููุฌููููุฉู ุนูุฏูุฏู ุขูู ุงููููุฑูุขูู โููู ููู โุฏูุฎููู โุงููุฌูููุฉู โู ูู ูููู โููุฑูุฃู ุงูููุฑูุขู ูู ู ูููููู ูููููููู ุฃุญูุฏู
โTingkatan-tingkatan surga sejumlah bilangan ayat-ayat al-Quran. Maka penghuni surga dari kalangan pembaca al-Quran adalah penghuni tingkatan surga tertinggi, tidak ada penghuni surga di atasnya.โ (Al-Jamiโ ash-Shaghir, as-Suyuthi, 4690โMaktabah asy-Syamilah)
Syaikh al-โAzizi menilai hadist di atas derajatnya sahih. (As-Siraj al-Munir Syarah al-Jami ash-Shaghir, al-โAzizi, 2/98)
Demikian 14 keutamaan menghafal al-Qurann yang bersumber dari hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam. Tentu masih ada banyak lagi keutamaan al-Quran yang lainnya. Dengan merenungi keutamaan-keutamaan tersebut, semoga dapat menjadi mood booster bagi kita semua dalam menghafal al-Quran. Amin. Wallahu aโlam. (Ahmad Robith/dakwah.id)
Baca juga artikel Doa dan Zikir atau artikel menarik lainnya karya Ahmad Robith.
Penulis: Ahmad Robith
Editor: Sodiq Fajar
Artikel lainnya:
Izin copast min
Silakan, dengan tetap mencantumkan dakwah.id sebagai sumber tulisan. Barakallah fikum